Penyebab Pemanasan Global

Posted by

Sistem iklim secara alami dapat memanas dan mendingin sebagai respons terhadap perubahan faktor-faktor eksternal. Faktor-faktor eksternal itu di antaranya:

  • komposisi atmosfer (peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca),
  • luminositas (tingkat kecerahan) matahari,
  • letusan gunung berapi, dan
  • variasi posisi bumi dalam orbit terhadap matahari.

Selain mendingin dan memanasnya sistem iklim secara alamiah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal sebagaimana disebutkan di atas, faktor utama yang diyakini oleh para ilmuwan sebagai faktor penyebab pemanasan global adalah meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca, contohnya CO2, di atmosfer.


Photo by Chris LeBoutillier from Pexels

Peningkatan jumlah gas rumah kaca tidak lepas dari berbagai aktivitas yang dilakukan manusia. Gas rumah kaca banyak dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, asap yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik, kotoran ternak, dan pembangkit tenaga listrik.

Faktor utama yang diyakini oleh para ilmuwan sebagai faktor penyebab pemanasan global adalah meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca, contohnya CO2, di atmosfer.

Dalam jumlah yang seimbang dan cukup, gas-gas rumah kaca pada dasarnya sangat berguna untuk menjaga panas di bumi yang memungkinkan keberlangsungan kehidupan dan makhluk hidup. Panas yang timbul di bumi berasal dari radiasi sinar matahari.

Radiasi sinar matahari ini sebagian dipantulkan kembali oleh atmosfer bumi dalam bentuk sinar inframerah dan sebagian diteruskan sampai ke permukaan bumi. Di permukaan bumi, radiasi yang sudah berubah menjadi panas diserap sebagian dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke atmosfer.

Sumber: globalweatherclimatecenter.com

Panas yang dipantulkan oleh bumi terperangkap di atmosfer bumi oleh gas-gas rumah kaca yang menimbulkan efek rumah kaca. Tanpa adanya panas yang terjadi melalui efek rumah kaca, suhu bumi akan terasa sangat dingin yaitu sekitar −18oC. Dengan suhu sedingin ini tentu sulit bagi makhluk hidup untuk bertahan hidup.

Gas-gas rumah kaca yang paling berperan dalam pemanasan global saat ini adalah:

  • karbon dioksida (CO2),
  • metana (CH4),
  • nitrogen oksida (NO), dan
  • kloro-fluoro-klorida (CFC).

Metana banyak dihasilkan dalam proses pertanian dan peternakan terutama dari kotoran ternak, nitrogen Oksida dihasilkan dari pupuk, dan CFC adalah gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan.

Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga dapat menyebabkan pemanasan global karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer.

Referensi:

Bob Foster, Akselerasi Fisika SMA/MA Kelas XI, Penerbit Duta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s